Baca Raut Kekasih Saat Ia Bungkam

LELAKI umumnya tidak terlalu terbuka membicarakan perasaan mereka layaknya perempuan. Tapi, tak peduli serapat apa pun lelaki menutup mulutnya, pikiran dan perasaan mereka bisa dengan mudah terbaca lewat ekspresi wajahnya.

“Laki-laki diajarkan untuk menahan emosi, sehingga mereka sering mengalami kesulitan mengatakan tentang apa yang sedang dipikirkan dan dirasakan mereka,” jelas psikolog Alon Gratch, Ph.D., penulis buku ‘If Men Could Talk’.

“Wajah dianggap sebagai bagian tubuh yang paling ekspresif karena otot-ototnya terhubung dengan pusat-pusat emosi di otak. Perubahan sedikit saja dalam suasana hatinya bisa terlihat sebagai isyarat di wajah, sehingga sangat sulit menyembunyikan perasaan yang sesungguhnya,” kata antropolog David B. Givens, penulis buku ‘Love Signals’.

Lantas, apa artinya jika kekasih yang biasanya terbuka, tiba-tiba bungkam dan irit mengeluarkan kata-kata ketika Anda berdua sedang berbicara?

Butuh jarak
Anda mungkin membawa sebuah topik sensitif atau mengatakan sesuatu yang membuatnya menghindar. Atau, bisa juga kekasih sekadar mengalami hari
yang buruk di tempat kerja. Apa pun alasannya, ketika lelaki menoleh ke kanan atau kiri di tengah-tengah pembicaraan sehingga Anda tidak bisa melihat bagian depan wajahnya, itu berarti dia sedang tidak ingin bercakap-cakap.

“Dia menggunakan gerakan kepala ini untuk menambah jarak fisik antara Anda berdua, tanpa harus benar-benar melangkah mundur atau menggerakkan seluruh tubuh untuk menjauhi Anda. Apa yang dia lakukan menciptakan sebuah penghalang sunyi untuk membuat Anda diam, dan menciptakan tempat yang aman untuk dirinya sendiri,” jelas Givens.

Sikap menjauh yang ditunjukkan kekasih mungkin tidak ada hubungannya dengan Anda. Tapi yang jelas, dirinya sedang marah terhadap seseorang atau sesuatu, dan memerlukan waktu menyendiri.

“Lelaki memerlukan ruang untuk mempertahankan rasa kemerdekaannya, yang menjadi komponen utama dalam identitas mereka. Sering kali, mereka ingin seolah-olah telah berurusan dengan isu khusus tentang diri mereka sendiri tanpa bantuan orang lain,” kata Gratch.

Jadi, jangan memaksanya berbicara jika tidak ingin mendorongnya lebih menjauh dari Anda. Sebaliknya, mundur sejenak dan berikan dia ruang dan waktu untuk memperbaiki suasana hatinya.

“Rata-rata diperlukan waktu selama 20 menit sampai satu jam bagi lelaki untuk merasa rileks dan memproses suatu situasi seutuhnya. Bagaimana pun, sangat penting bagi Anda memberikannya kesempatan untuk berpikir,” saran psikoterapis Jonathan Robinson, penulis buku ‘Communication Miracles for Couples: Easy and Effective Tools to Create More Love and Less Conflict’.(MI/ICH)

Sumber : http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2010/06/06/19730/Baca-Raut-Kekasih-Saat-Ia-Bungkam/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s