Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Guru yang profesional mau melakukan penelitian. Penelitian dapat dilakukan bila ada upaya dari guru untuk memperbaiki kualitas pembelajarannya di sekolah. Salah satu wujud keinginan untuk memperbaiki kulitas pembelajaran dengan baik dan maksimal adalah dengan mencermati setiap tindakan pembelajaran yang telah dilakukan melalui serangkaian pertanyaan “menyelidik” sebagai berikut.

1. Apakah metode pembelajaran yang saya pilih telah sesuai dengan karakteristik siswa dan karakteristik materi pelajaran yang saya sajikan?

2. Apakah strategi pembelajaran yang saya lakukan dapat menciptakan kreativitas siswa dalam pembelajaran?

3. Apakah pemilihan media dan sarana pembelajaran yang saya pakai dapat mempercepat pencapaian kompetensi?

4. Apakah pengelolaan kelas yang saya terapkan dapat menciptakan pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan?

5. Dan pertanyaan lain yang relevan.

Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut pada dasarnya merupakan “refleksi awal” atas kegiatan pembelajaran yang telah kita lakukan. Apabila jawaban “jujur” mengatakan bahwa apa yang “diharapkan” belum sesuai dengan “kenyataan” maka itulah yang dinamakan penyakit yang harus segera di obati. Seorang guru yang profesional akan konsekwen dan komitmen untuk memperbaiki kualitas pembelajarannya dengan melakukan penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research.

Penelitian Tindakan Kelas atau Classroom Action Research adalah penelitian tindakan yang dilaksanakan oleh guru di dalam kelas yang menjadi tanggung jawab guru tersebut. Kemmis dan Mc. Taggart (1988) mengatakan bahwa “ Penelitian Tindakan Kelas adalah studi yang dilakukan untuk memperbaiki diri sendiri, pengalaman kerja sendiri, yang dilaksanakan secara sistematis, terencana, dan dengan sikap mawas”. Wijaya Kusumah (2009) dalam bukunya, penelitian tindakan kelas pada hakekatnya merupakan rangkaian “riset-tindakan-riset-tindakan-riset-tindakan….” yang dilakukan dalam rangka guna memecahkan masalah.

Dengan demikian, penelitian tindakan kelas merupakan rangkaian kegiatan guru yang terencana dan terprogram dengan baik yang di mulai dengan Perencanaan (planning), Tindakan (acting), Pengamatan (observing), dan Refleksi (reflecting).

Dalam penelitian tindakan kelas masalah-masalah yang perlu dicermati guru dapat berkaitan dengan masalah pengelolaan kelas, proses belajar mengajar, penggunaan sumber-sumber belajar, serta masalah personal dan keprofesionalan guru. Sebagai seorang guru yang professional, sebelum melakukan penelitian tindakan kelas, kita harus memiliki wawasan yang cukup tentangnya. Wawasan yang harus dimiliki sebelum melakukan penelitian tindakan kelas diantaranya;

Tentang PTK

Pada akhir-akhir ini, istilah classroom action research atau penelitian tindakan kelas (PTK) sudah menjadi bahan pembicaraan bagi kalangan pendidikan di Indonesia, kenapa?. Seperti yang sama-sama kita ketahui bahwa peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dapat ditempuh melalui berbagai upaya seperti, pembenahan isi kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran dan penilaian hasil belajar siswa, penyediaan bahan ajar yang memadai, penyediaan sarana belajar, dan peningkatan kompetensi guru.

Namun, dari sekian banyak upaya tersebut, peningkatan kualitas pendidik dalam pembelajaran sangat menentukan dan berdampak positif terhadap kualitas pendidikan. Dampak positif tersebut antara lain:

1. peningkatan kemampuan dalam menyelesaikan masalah pendidikan dan masalah pembelajaran yang dihadapi secara nyata;

2. peningkatan kualitas masukan, proses, dan hasil belajar;

3. peningkatan keprofesionalan pendidik;

4. penerapan prinsip pembelajaran berbasis penelitian. Upaya peningkatan kualitas pembelajaran melalui peningkatan kualitas pendidik ini hanya bisa dilakukan setelah diadakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) oleh guru yang bersangkutan.

Melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK), masalah-masalah pendidikan dan pembelajaran dapat dikaji, ditingkatkan, dan dituntaskan sehinga proses pendidikan dan pembelajaran yang inovatif dan hasil belajar yang optimal dapat diwujudkan secara sistematis. Penelitian Tindakan Kelas menawarkan peluang sebagai strategi pengembangan kinerja melalui pemecahan masalah-masalah pembelajaran (teaching-learning problems solving), sebab pendekatan penelitian ini menempatkan guru sebagai peneliti sekaligus sebagai agen perubahan.

Dengan demikian, para guru tidak lagi dianggap sebagai penerima pembaharuan yang mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya melalui penelitian tindakan dalam proses pembelajaran yang dikelolanya. Dengan PTK guru memperoleh manfaat praktis, yaitu dapat mengetahui secara jelas masalah-masalah yang ada di kelasnya dan berusaha untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian Tindakan Kelas dapat dilakukan baik secara mandiri oleh guru yang bersangkutan, secara kolaboratif antara guru dan dosen maupun antarsesama guru.

Tujuan PTK

Penelitian Tindakan Kelas atau Classroom Action Research bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran, menyelesaikan masalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran serta membantu memberdayakan guru dalam memecahkan masalah pembelajaran di sekolah.

Penelitian Tindakan Kelas juga mendorong para guru untuk memikirkan apa yang mereka lakukan sehari-hari dalam menjalankan tugasnya. Mereka akan kritis terhadap apa yang mereka lakukan tanpa tergantung pada teori-teori yang bersifat universal yang ditemukan oleh para pakar peneliti yang sering kali tidak cocok dengan situasi dan kondisi kelas. Bahkan, keterlibatan guru dalam penelitian tindakan kelas akan menjadikan dirinya menjadi pakar peneliti di kelasnya, tanpa bergantung pada para pakar peneliti lain yang tidak tahu mengenai permasalahan yang terjadi dalam kelas binaannya selama proses pembelajaran berlangsung.

Manfaat PTK

1. Manfaat Umum PTK

Manfaat PTK bagi guru, diantaranya:

a. Membantu guru memperbaiki mutu pembelajaran atau meningkatkan kualitas penerapan kurikulum.

b. Meningkatkan profesional guru

c. Meningkatkan rasa percaya diri guru dan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengatasi masalah pembelajaran yang menjadi tugas utamanya

d. Memungkinkan guru secara aktif mengembangkan pengetahuan dan keterampilanny

e. Dapat menambah angka kredit guru dalam kenaikan pangkat

2. Manfaat Khusus PTK

a. Menumbuhkan kebiasaan menulis

b. Menunmbuhkan budaya meneliti

c. Menggali ide baru

d. Melatih pemikiran ilmiah

e. Mengembangkan keterampilan

f. Meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas

Sumber : http://wartaporos.com/berita/pendidikan/271-penelitian-tindakan-kelas-ptk-dapat-meningkatkan-kualitas-pendidikan.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s