UNP Kini Nomor Dua Setelah UI

Selasa, 10 Mei 2011

http://www.hariansinggalang.co.id

Padang, Singgalang
Universitas Negeri Padang (UNP) berdasarkan data hasil SNMPTN 2010, bertengger pada kuadran universitas ternama di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan tidak hanya dari keketatan masuk perguruan tinggi negeri (PTN), tapi juga rata-rata nilai para lulusan SLTA yang bisa menembus universitas ini.

Berdasarkan hasil SNMPTN 2010 itu, UNP untuk keketatan masuk pada program studi IPA tercatat bertengger pada posisi kedua setelah Universitas Indonesia (UI) dari 57 PTN yang menyelenggarakan SNMPTN.

Keketatan UNP 3,92 persen sedangkan UI, 2,89 persen. “Artinya, dalam setiap 100 orang yang mendaftar ke UNP yang diterima hanya 4 orang saja,” jelas Rektor UNP, Prof. Z. Mawardi Effendi kepada Singgalang, Senin (9/5).
Sementara untuk keketatan IPS berada pada posisi keempat setelah UI, UGM, dan UNRI dengan nilai 4,68 persen. “Ini artinya dalam setiap 100 pelamar yang dapat diterima hanya lima orang saja,” katanya.
SNMPTN menetapkan, semakin ketat sebuah universitas menerima mahasiswa, maka semakin hebatlah universitas tersebut.

Tak hanya ketat dalam penjaringan mahasiswa, para mahasiswa di UNP juga jebolan-jebolan terbaik di Indonesia. Dibuktikan dari skor nilai calon yang masuk tersebut. Dalam hal ini, UNP kembali mengukuhkan diri masuk dalam kuadran universitas terkemuka di Indonesia. Pada program studi IPA, rata-rata nilai mencapai 769,7 sedangkan IPS mencapai 767,4. “Untuk IPA, UI rata-rata nilainya mencapai 918,6 sedangkan IPS 893,2,” sebut Didi, sapaan akrabnya.

Didi menyebutkan, sejak 10 tahun terakhir atau sejak menjadi universitas perkembangan UNP memang semakin hari semakin baik. Apalagi, sejak menjadi satu dari 12 LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) di Indonesia, keberadaan UNP semakin diperhitungkan para lulusan SLTA di negara ini.
“Saat ini, UNP memiliki 32 ribu lebih mahasiswa. Bandingkan 10 tahun lalu ketika baru berubah menjadi universitas, mahasiswanya baru sekitar 9 ribu orang,” paparnya.

Untuk itu, kepada jajarannya Didi selalu mewanti-wanti agar terus melakukan yang terbaik demi kejayaan UNP di masa-masa mendatang. Pada internalnya selalu ditekankan agar tidak lagi menjadi orang yang dilayani tetapi harus menjadi pelayan yang baik.

Tak hanya itu, jajarannya juga diminta melakukan up dating (pembaharuan) terhadap kurikulum pada berbagai program studi di kampus itu. Artinya, bukan mengubah kurikulum, melainkan memberikan segala pengalaman pembelajaran yang terbaik kepada para mahasiswa. Juga dapat ikutserta bekerjasama dengan berbagai stakeholder, seperti pemerintah daerah, dunia usaha, dunia kerja, serta lembaga-lembaga lainnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s