Masuk Angin Fakta atau Mitos?

Seringkali kita mendengar istilah masuk angin. Akan tetapi apakah Anda tahu arti sebenarnya? Pernah suatu waktu kita merasakan badan tidak terasa enak, perut mual, meriang, dan pusing.

Gangguan badan seperti itu kita sebut masuk angin. Dalam keadaan seperti ini adakalanya orang minta dipijat, dikerok, mandi air panas yang dicampur macam-macam ramuan, atau hanya minum obat masuk angin yang dibeli di warung. Jadi, apa sebenarnya yang disebut masuk angin itu? Dan bagaimana cara penanganannya?


Sebenarnya dalam ilmu medis atau kedokteran tidak ada istilah masuk angin, hal ini juga disampaikan dr. Nana salah seorang tenaga medis di lingkungan puskesmas di Sumbar. Seseorang dikatakan masuk angin apabila terdapat salah satu atau lebih gejala seperti mual, muntah, diare, meriang, sakit kepala, kadang disertai badan panas. Setiap orang sangat subyektif sekali dalam mendesakripsikan masuk angin. Sebenarnya gejala-gejala diatas disebabkan oleh faktor keseimbangan tubuh yang terganggu. Gangguan ini bisa disebabkan dua hal, yaitu organik dan non organik.

Gangguan organik bisa disebabkan faktor infeksi atau non infeksi. Faktor infeksi bisa diakibatkan oleh virus, bakteri, jamur dan lain sebagainya. Sebagian besar gangguan ini disebabkan karena virus. Seperti diketahui bila orang terkena virus maka akan ada gejala-gejala seperti yang terdapat pada masuk angin. Faktor non infeksi biasanyaterjadi karena faktor kelelahan dari suatu organ sehinggan terjadi perubahan sistem tubuh. Sedangkan faktor non organik bisa saja terjadi pada gangguan psikis.

Kalau kita sudah mengetahui bahwa viruslah sebenarnya penyebab sebagian besar dari masuk angin, maka kita harus tahu penanggananya. Pertama, virus akan menginfeksi kita apabila kondisi tubuh kita lemah. Jadi usahakan agar kondisi tetap fit. Hal ini bisa dilakukan dengan menjaga pola makan, berolahraga, cukup istirahat, dan tidak stress.

Makanan yang baik adalah yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh kita.
Contoh, pada orang pekerja berat seperti kuli bangunan sangat berbeda dengan kebutuhan seorang manager sebuah bank. Pada pekerja berat yang tentunya membutuhkan energi yang lebih besar akan lebih banyak membutuhkan karbohidrat dan protein serta lemak. Sedangkan manager bank lebih membutuhkan olahraga dan istirahat yang cukup setelah seharian bekerja. Dan yang sering lupa adalah faktor psikis. Dengan adanya gangguan jiwa atau stress maka melalui suatu proses akan meurunkan daya tahan tubuh.

Kedua, apa yang kita lakukan apabila kita sudah terlanjur terkena masuk angin? Yang perlu diperhatikan bahwa sampai saat ini dunia medis belum menemukan obat yang dipakai untuk membunuh virus. Jadi apabila orang yang terkena virus maka yang harus dilakukan adalah mengupayakan agar virus menjadi “tidak betah” berada dalam tubuh kita. Bagaimana caranya? Virus senang dengan suasana sekitar yang panas atau hangat. Jadi usahakan agar minum atau makan yang cenderung panas atau hangat.

Sumber : http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=24656

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s