GURU DAN KEMAMPUAN INTERPERSONAL

Oleh: Tomi Tridaya Putra, S.Pd
Guru SMP Negeri 2 Basa Ampek Balai Tapan Kab. Pesisir Selatan

Profesi guru adalah salah satu profesi yang jauh berbeda dengan profesi yang lain. Guru memegang peranan strategis terutama dalam pembentukan watak bangsa melalui pengembangan kepribadian dan nilai-nilai. Profesi guru bukan hanya sebagai hobi. Selain sebagai tanggungjawab dalam pelaksanaan program pengajaran di sekolah, guru juga bertanggungjawab menjalankan proses pendidikan bagi peserta didiknya.

Dalam Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 dinyatakan bahwa guru bertugas untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Tugas tersebut merupakan salah satu tugas paling strategis dan paling berat dalam menentukan masa depan bangsa.
Baca lebih lanjut

Pendidikan Berkarakter

Oleh : Tomi Tridaya Putra
Tulisan Ini Telah Terbit di Tabloid Gelora Pesisir Edisi XXXIV, Tahun II, September 2011

Indonesia memerlukan sumberdaya manusia dalam jumlah dan mutu yang memadai sebagai pendukung utama dalam pembangunan.

Untuk memenuhi sumberdaya manusia tersebut, pendidikan memiliki peran yang sangat penting. Hal ini sesuai dengan UU No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 3, yang menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Baca lebih lanjut

Taksonomi Bloom

A. Pegertian Taksonomi
Taksonomi berasal dari bahasa Yunani, tassein berarti mengklasifikasi dan nomos yang berarti aturan. Taksonomi berarti klasifikasi berhirarki dari sesuatu atau prinsip yang mendasari klasifikasi. Semua hal yang bergerak, benda diam, tempat, dan kejadian- sampai pada kemampuan berpikir dapat diklasifikasikan menurut beberapa skema taksonomi.
Benjamin S Bloom
Berkaitan dengan pendidikan, taksonomi merujuk pada tujuan pendidikan. Hal ini digunakan untuk menganalisis atau mengkalsifikasikan sebuah pandangan yang berhubungan dengan kegiatan pendidikan dalam bentuk sehari-hari.
Baca lebih lanjut

Laporan Observasi : Aktivitas Belajar Matematika Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padang

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Sesuai dengan program pendidikan yang telah dikeluarkan pemerintah tentang kurikulum yang digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, maka berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi dinyatakan bahwa mata pelajaran matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Kompetensi tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti, dan kompetitif.
Baca lebih lanjut

Selamat Jalan Pak Mul, Do’a Kami Menyertaimu

Innaalillaahi Wa Innailaihi Raaji’un, Telah Berpulang ke Rahmatullah, Dosen, Guru, Orang Tua kami Bapak Dr. H. Muliyardi, M.Pd (Pak Mul) Pada hari Rabu, 18 Mei 2011 pukul 15.00 WIB, di RS. Dr. M Djamil Padang dalam usia 47 tahun.

Dr. H. Muliyardi, M.Pd.


Kami Segenap Civitas Akademika Jurusan Matematika Universitas Negeri Padang, khususnya Program Studi Pendidikan Matematika NR 2008 dan saya bersama teman-teman yang PA dengan Pak Mul mengucapkan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya beliau.
Baca lebih lanjut

POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN

A. Populasi

1. Pengertian Populasi

Menurut Kamus Pelajar terbitan Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional tahun 2003, populasi adalah jumlah orang atau penduduk dalam suatu daerah; jumlah penghuni baik manusia maupun makhluk hidup lainnya pada suatu tempat atau ruang tertentu. Populasi menurut Gay (1987:102) merupakan kelompok tertentu dari sesuatu (orang, benda, peristiwa, dan sebagainya) yang dipilih oleh peneliti yang hasil studinya atau penelitiannya dapat digeneralisasikan terhadap kelompok tersebut. Suatu populasi sedikitnya mempunyai satu karakteristik yang membedakannya dengan kelompok yang lain.
Baca lebih lanjut

Masyarakat Masa Depan

A. Perkiraan Masyarakat Masa Depan

Pemahaman tentang keadaan masyarakat masa depan tersebut aka sangat penting sebagai latar depan segala kebiakan dan upaya pendidikan masa kini dan masa yang akan datang. Kajian masyarakat masa depan itu semakin penting jika diingat bahwa pendidikan selalu merupakan penyiapan peserta didik bagi peranannya di masa yang akan datang. Dengan demikian, pendidikan seharusnya selalu mengantisipasi keadaan masyarakat masa depan.

1. Kecenderungan Globalisasi
Gelombang globalisasi sedang menerpa seluruh aspek kehidupan dan penghidupan manusia, menyusup ke dalam seluruh unsur kebudayaan dengan dampak yang berbeda-beda. Menurut Emil Salim (1990) terdapat empat bidang kekuatan gelombang globalisasi yang paling kuat dan menonjol daya dobraknya, yakni bidang IPTEK, ekonomi, lingkungan hidup, dan pendidikan.
Baca lebih lanjut

Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang

(Laporan Kunjungan ke Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang, Sabtu 4 Desember 2010)

A. Riwayat Hidup dan Sejarah Perjuangan Syaikhah Rahmah El Yunisiyyah Pendiri Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang
Nama Rahmah El Yunsiyyah adalah sebuah goresan sejarah yang indah dan berarti. Melukiskan ketegaran seorang muslimah pejuang dan pendidik dibalik kelembutan selendangnya. Beliau hadir disaat anak bangsa belum mendapatkan pendidikan yang layak dengan mendirikan Perguruan Diniyyah Puteri di Padang Panjang pada tanggal 1 November 1923 pada usia yang belum genap 23 tahun.
Baca lebih lanjut

Laporan Observasi : Penggunaan Perangkat Pembelajaran Matematika di SMP Negeri 12 Padang

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Matematika adalah mata pelajaran yang telah dipelajari oleh siswa sejak pendidikan sekolah dasar. Namun bagi sebagian siswa, matematika masih menjadi mata pelajaran yang sulit dan belajar matematika telah menjadi “momok” yang menakutkan. Hal ini tercermin dari hasil belajar yang cenderung rendah.

Meskipun demikian, setiap siswa harus mempelajari matematika karena pada dasarnya matematika merupakan ilmu yang mendasari ilmu lainnya dan sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, kesulitan matematika yang dirasakan oleh siswa tersebut harus cepat diatasi agar setiap siswa mampu mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi dengan sebaik mungkin.
Baca lebih lanjut